Emas Terkoreksi Dari Kenaikan Pasca FOMC

Home - Emas Terkoreksi Dari Kenaikan Pasca FOMC
  • Category:
    Berita
  • Tag:
    gold, trijaya pratama futures, forex
02 Aug 2021 95

Emas Terkoreksi Dari Kenaikan Pasca FOMC

Trijaya Pratama Futures, Jakarta - Harga emas terkoreksi pada akhir perdagangan minggu lalu hari Jumat, 30 Juli 2021 dari kenaikan 1.17% yang dicapai satu hari sebelumnya dan ditutup pada level US$1.813,61. Harga emas turun karena penguatan Dolar AS akibat pernyataan hawkish James Bullard, Presiden Fed St.Louis tidak lama setelah pengumuman kebijakan FOMC terbaru oleh Ketua The Fed, Jerome Powell.

Menurut James Bullard, tapering pembelian aset semestinya dimulai pada musim gugur mendatang pada akhir tahun ini dan setelah itu, prosesnya dapat diakhiri pada Maret 2022 seiring dengan kenaikan inflasi AS yang lebih tinggi dari ekspektasi. Bullard menilai bahwa hasil tenaga kerja AS saat ini sudah solid. Namun, inflasi terus menanjak sementara rantai pasokan tersendat. Oleh karenanya, Bullard menilai pemangkasan stimulus AS perlu dilakukan.

"Preferensi saya adalah pengambilan keputusan untuk tapering aset perlu dilakukan pada bulan September dan dimulai beberapa waktu setelahnya. Target utama saya adalah selesai pada akhir kuartal pertama tahun depan. Kita harus maju dan melanjutkan pemangkasan, menyelesaikannya, sehingga kita bisa memiliki beberapa pilihan untuk menangani kemungkinan bahwa inflasi lebih tinggi dari yang kita perkirakan" ujar Bullard hawkish yang mendorong kenaikan 0.23% Dolar AS setelah terpukul 0.47% pasca pengumuman kebijakan FOMC.

Namun, analis masih optimis pada kenaikan harga emas bulan Agustus ini. Para analis masih mengapresiasi kenaikan harga emas yang terbentuk di akhir bulan Juli dan masuh dalam jalur kenaikan tertinggi bulanan. "Emas tampak kuat pada level saat ini. Faktanya, emas masih di atas level US$1.800. The Fed yang tidak menyinggung hal penting terkait perubahan arah kebijakan pembelian aset atau kenaikan suku bunga, turut menambah kekuatan logam mulia tersebut meskipun sedikit terkoreksi akibat terbebani data kenaikan inflasi AS yang lebih lambat daripada ekspektasi" kata Bob Haberkorn, analis di RJO Futures.

Senada dengan Bob, Edward Moya dari OANDA juga menunjukkan optimisme pada emas. "Pekan ini cukup luar biasa bagi emas. Emas masih optimis dan tampaknya hampir mendekati pemicu technical buying setelah pengumuman kebijakan The Fed kemarin serta didukung oleh kekhawatiran terhadap varian Delta yang terus-menerus serta imbal hasil obligasi yang tertekan" katanya.

RELATED POST

RECENT POST

Tonight Effect USD: Core Durable Good Order & Dura...

27 Sept 2021

Analisa Tekhnikal Harian: 27 September 2021...

27 Sept 2021

Emas Masih Tertekan Kuatnya Greenback...

27 Sept 2021

Analisa Tekhnikal Harian: 24 September 2021...

24 Sept 2021

Emas Anjlok ke Level Terendah Baru di US $ 1737,73...

24 Sept 2021

TAGS